Breaking News:

Musim Penghujan; jaga kesehatan, waspada bencana banjir, longsor dan wabah demam berdarah

Gerakan 5 Menit: Sebuah Inovasi Sederhana dalam Digitalisasi Arsip


Digitalisasi arsip menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga pemerintah di era modern. Tidak terkecuali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus yang meluncurkan sebuah inisiatif sederhana namun strategis bernama "Gerakan 5 Menit Dokumentasi Digital."  Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja melalui pengelolaan arsip berbasis digital.


​Inisiatif ini dirancang dengan prinsip utama yang mudah dipahami dan diterapkan oleh setiap pegawai. Prinsip-prinsip tersebut meliputi: cepat (cukup 5 menit per hari), rutin (konsisten setiap hari), sederhana (cukup pindai, beri nama berkas, dan unggah ke dashboard DEVI), dan bermanfaat (hasil digitalisasi langsung siap digunakan kapan saja).

Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Tanggamus, Akses Jalan Terputus


Hujan deras sejak Jumat (5/9) malam hingga Sabtu (6/9) pagi memicu banjir dan longsor di Kabupaten Tanggamus, terutama di Kecamatan Limau, Cukuh Balak, dan Kelumbayan. Puluhan rumah warga terendam air, sejumlah jembatan rusak, dan akses jalan utama lumpuh akibat tertutup material longsor. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material terhitung besar.

Banjir Kembali Landa Tanggamus, 18 Pekon Terendam


Banjir kembali melanda Kabupaten Tanggamus pada Kamis, 28 Agustus 2025, khususnya di Kecamatan Wonosobo. Dua pekon, yakni Soponyono dan Way Liwok, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak pagi hingga siang. Air meluap dari Sungai Way Ngarip dan Way Liwok, merendam puluhan rumah hingga setinggi dada orang dewasa. Warga pun terpaksa dievakuasi, sebagian diungsikan ke lokasi aman, sementara dapur umum darurat segera dibuka untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Update Penanganan Bencana di Tanggamus


Sejak banjir bandang melanda 18 desa di 5 kecamatan akhir Juli lalu, BPBD bersama Pemkab Tanggamus terus bergerak cepat. Evakuasi warga, asesmen kerusakan, hingga penetapan status tanggap darurat 14 hari sudah dilakukan agar penanganan lebih terkoordinasi.


Awal Agustus, alat berat dikerahkan untuk normalisasi sungai di Way Belu (Negarabatin) dan Way Tuba (Bandar Negeri Semuong). Langkah ini penting untuk mencegah luapan kembali.
Tak hanya pemerintah, semangat gotong royong juga terlihat. Warga bersama relawan ikut mendirikan jembatan darurat di Kotaagung Barat, memastikan akses ekonomi dan pendidikan tetap berjalan.

Hujan Semalaman, Beberapa Kecamatan Dilanda Banjir


Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama sejak Selasa (29/7) pukul 04.00 WIB menyebabkan air sungai meluap dan merendam permukiman warga di wilayah Kabupaten Tanggamus. Peristiwa ini berdampak pada lima kecamatan dan menyebabkan ratusan warga mengungsi.